id

Warga Miskin Penderita Turun Berok di Pandeglang Butuh Bantuan

By  Jan 25, 2017 | 21:25
Ede berbaling lemah saat didampingi istri dan kedua anaknya (Istimewa)

Pandeglang- Ede (40) warga miskin yang tinggal Kampung Sinar Mulya RT 02 RW 03, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang hanya bisa berbaring di rumah nya akibat penyakit herina atau turun berok yang dideritanya.

 

"Sudah empat tahun lalu belum pernah berobat, paling berobat tradisional saja. Karena emang enggak punya biaya untuk ke rumah sakit," kata  Ahmad Yani salah seorang kerabat Ede kepada Banten Hits, Rabu (25/1/2017).

"Pernah saya ajak untuk berobat ke rumah sakit, soalnya dia punya Kartu Indonesia Sehat (KIS). Tapi dia nolak, karena enggak punya biaya buat di rumah sakitnya," tutur Yani.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, Ede dan istrinya Mamah beserta ketiga anaknya hanya mengharapkan penghasilan Mamah yang bekerja sebagai penjual sapu lidi di tempat tinggalnya.

"Kalau buat kebutuhan sehari-hari dari penghasilan dari istrinya. Kalau kondisinya lagi membaik, dia (Ede-red) bantuin istrinya buat sapu lidi," ucap Yani.

Yani juga mengaku prihatin melihat kondisi rumah Ede yang masih terbuat dari bilik bambu. Ede dan keluarganya hanya tidur hanya beralaskan tikar dengan lantai yang masih tanah.

"Terus yang lebih miris lagi,  tidurnya hanya beralaskan tiker dan terpal diatas tanah. karena rumahnya belum dikramik,"terangnya.

Tak cukup sampai disitu keprihatianan kelaurga Ede, anak pertama mereka Abdul Rosid yang duduk dikelas empat SD pun terpaksa harus putus sekolah karen tak punya biaya.

"Anak pertamanya hanya sampai kelas 4 SD, anak kedua kelas 2 tapi jarang sekolah mungkin karena tidak punya uang, dan yang ketiga baru berumur 3 tahun," imbuhnya.(Ep)

Ayoo Berlangganan Berita Kami