id

Ibu 4 Anak di Pandeglang yang Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik Tak Terdata sebagai Warga Miskin

By  Mei 30, 2017 | 13:14
Ilustrasi. (net)

Pandeglang - Ditinggal suaminya 4 tahun lalu, Sartinah (37) warga Kampung Kadu Apus RT 001 RW 001, Desa Babadsari, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang harus berjuang sendiri menghidupi keempat anak-anaknya.

 

Penghasilannya dari membuat emping tentu sangat jauh dari kata cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-harinya bersama keempat anak-anaknya yang masih di bawah umur.

BACA JUGA: Kasihan, Ibu di Pandeglang Ini Harus Berjuang Sendiri Hidupi Keempat Anaknya

Akibat kondisi ekonomi, gubuk yang menjadi tempat tinggal Sartinah bersama anak-anaknya gelap gulita lantaran Sartinah tak lagi sanggup membayar tagihan listrik.

Malangnya, meski tergolong keluarga tidak mampu, Sartinah tak terdaftar sebagai warga miskin. Hal ini pula yang membuat Sartinah tak pernah mendapat bantuan jaminan sosial, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

BACA JUGA: 60 Ribu Warga Miskin Pandeglang Belum Tercover Jaminan Sosial

Tidak terdatanya Sartinah sebagai warga miskin juga menghambat bantuan dari Relawan Ketimbang Ngemis Pandeglang.

"Ya, kami akan membantu Ibu Sartinah untuk pemasangan listrik bersubsidi. Tapi terkendala, karena beliau tidak terdaftar sebagai warga miskin," kata Rizky, Kamis (25/5/2017).

Terkait hal itu, Rizki sudah berupaya mengajukan agar Sartinah bisa terdata sebagai warga tak mampu, mulai dari pemerintah desa hingga kabupaten.

"Kita sudah uapayakan tapi hasilnya nihil. Maka itu, kita sekarang sedang pertimbangkan pemasangan listrik non subsidi, karena yang terpenting beliau dan anak-anaknya bisa menikmati listrik, terutama anak-anak beliau yang bersekolah butuh penerangan untuk belajar," paparnya.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami