id

Guru Diniyah di Lebak Terima Insentif Jelang Lebaran

By  Jun 17, 2017 | 17:00
Secara simbolis, Bupati Iti Octavia Jayabaya menyerahkan insentif bagi guru diniyah. (istimewa)

Lebak - Mendekati hari raya Idul Fitri, guru diniyah di Kabupaten Lebak menerima insentif. Besaran anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk insentif para guru diniyah tahun ini sebesar Rp2,7 Miliar.

Insentif diberikan secara simbolis oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di Sekretariat PDC-Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Jalan Bypass Soekarno-Hatta, Rangkasbitung, Sabtu (17/6/2017).

"Madrasah diniyah adalah fondasi utama mencetak generasi Lebak berkualitas, berkarakter dan berakhlak mulia," kata Iti.

Pengembagan madrasah diniyah di Lebak mengacu pada Perda No.12 tahun 2005 tentang Wajib Belajar Diniyah dan Keputusan Bupati Lebak Nomor : 420/kep.143/kesra/2010 tentang Pemberlakuan STTB Madrasah Diniyah sebagai salah satu persyaratan melanjutkan ke jenjang SMP.

"Jadi kalau melanjutkan ke SMP, siswa harus mempunyai STTB Madrasah Diniyah. Kalau belum lulus bisa melampirkan surat keterangan masih belajar. Jika keduanya belum terpenuhi, dilakukan matrikulasi baca tulis Alquran," papar Iti.

Iti memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ustaz/ustazah sudah mengabdikan diri dengan mencurahkan pikiran dan tenaga dalam membimbing para generasi penerus.

Ketua DPC FKDT Lebak Muhammad Agus mengapresiasi perhatian Pemkab Lebak terhadap guru diniyah. Di Lebak kata Agus, berdiri 1.108 madrasah diniyah, 5.627 pengajar dengan jumlah peserta didik sebanyak 80.735 orang.

“Kami ucapkan terima kasih, di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Lebak masih memikirkan kondisi guru madrasah diniyah,” imbuhnya.(Nda)