id

49 Mahasiswa IPB KKN-T di Kabupaten Lebak

By  Jul 17, 2017 | 19:40
Didampingi Wakil Bupati Ade Sumardi dan jajaran Pemkab Lebak, Bupati Iti berfoto bersama dengan mahasiswa IPB yang akan melaksanakan KKN-T. (Banten Hits/Fariz Abdullah)

Lebak - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Kabupaten Lebak.

Pelaksanaan KKN-T kali kedua ini diikuti 49 mahasiswa yang akan disebar di tiga kecamatan yakni, Sajira, Cipanasa, dan Muncang. Sebelumnya, KKN-T 2016 dilakukan di Bayah, Panggarangan dan Cilograng.

"Kita merasa terbantu, khususnya agar masyarakat bisa mengerti teknik menjadi seorang petani yang baik sehingga mampu mendongkrak sektor pertanian," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, di Aula Multatuli Gedung Setda Lebak, Senin (17/7/2017).

Iti menjelaskan, Lebak memiliki potensi besar pada sektor pertanian. Hal ini ditunjukkan dengan pemanfaatan ruang untuk sektor pertanian sekitar 50% dan kontribusi terhadap PDRB pada tahun 2015 sebesar 26,56%.

"Pembangunan sektor pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat penting," ujarnya.

Pemerintahan daerah kata Iti, terus melakukan beberapa upaya dalam pembangunan sektor pertanian melalui program unggulan yaitu pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan usaha tani dan irigasi penyediaan sarana dan prasarana mekanisasi pertanian, pembangunan jalan kabupaten dan perdesaan untuk kelancaran distribusi, serta pengembangan sentra komoditas unggulan.

"Saya berharap mahasiswa bisa menularkan dan membantu percepatan pembangunan di Lebak, khususnya pembangunan di sektor pertanian," ucapnya.

Wakil Dekan Fakultas Peternakan IPB DR Rudi Adnan mengatakan, pelaksanaan kegiatan KKN ini akan berlangsung hingga 26 Agustus 2017. Setiap desa akan ada 7 mahasiswa yang berasal dari fakultas pertanian, ekonomi manajemen dan ekologi manusia. Diharapkan, sesuai bidang keahlian yang saling mendukung dapat membantu masyarakat mengatasi permasalahan yang ada di setiap desa.

"Kami mohon dukungan dan bantuan dari pemerintah daerah agar KKN berjalan dengan baik, terutama dalam mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan mahasiswa dalam mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat dalam bidang pertanian dengan harapan memberikan manfaat kepada semua pemangku kepentingan," papar Rudi.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami