id

PT KAI Robohkan 105 Bangunan di Sekitar Stasiun Rangkasbitung

By  Agu 03, 2017 | 09:18
Kerahkan alat berat, PT KAI merobohkan bangunan yang berdiri di area Stasiun Rangkasbitung. (Banten Hits/Fariz Abdullah)

Lebak - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menertibkan 105 bangunan yang berdiri di sekitar Stasiun Rangkasbitung, Kamis (3/8/2017). Penertiban terhadap ratusan bangunan tersebut menyusul akan ditambahnya fasilitas di stasiun tersebut.

Senior Manager Humas Daop 1 Suprapto mengatakan, perluasan fasilitas mengingat stasiun tak lagi mampu menampung jika terjadi lonjakan penumpang pasca beroperasinya KRL.

"Ada 200 petugas dibantu aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk menertibkan banguan di atas lahan 9.449 M2 itu," ujar Suprapto.

Setelah ditertibkan, lahan tersebut akan kita fungsikan sebagai pendukung bagi kenyamanan para pengguna jasa layanan kereta api di Rangkasbitung.

Sebelum KRL dioperasikan, jumlah penumpang per hari 6.000. Jumlah penumpang naik signifikan setelah KRL beroperasi yakni mencapai 15 ribu pada hari biasa.

"Jika digabung dengan weekend bisa mencapapai 25 ribu," ungkap Suprapto.

Ia menjelaskan, peningkatan penumpang harus dibarengi dengan peningkatan fasilitas pendukung.

"Kita sebagai operator transportasi kereta api dituntut untuk memenuhi standar pelayanan minimum sesuai PM Nomor 48 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Transportasi Kereta Api," jelasnya.

Selain fasilitas parkir dan perluasan jaringan PLN, akan dibangun pula tempat ibadah dan fasilitas lain.

"Tidak ada ganti rugi, karena memang mereka sistemnya kontrak dan sebelum dilakukan penggusuran, kontrak mereka sudah habis," katanya.

Tidak ada kendala dalam penertiban tersebut mengingat sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi kepada penghuni bangunan.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami