id

Dipesan Kemenhub, KM Kendhaga Nusantara Merupakan Kapal Penunjang Tol Laut

By  Agu 12, 2017 | 15:16
KM Kendhaga Nusantara 14 dirakit di galangan PT Krakatau Shipyard, Serang. Kapal ini merupakan pesanan Kemenhub untuk menunjang program tol laut. (Banten Hits/Iyus Lesmana)

Serang - Lima orang pekerja tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan yang terjadi di Kapal Motor (KM) Kendhaga Nusantara 14, di Puloampel, Kabupaten Serang, Jumat (11/8/2017).

BACA JUGA: Lima Orang Tewas Akibat Ledakan Kapal Kendhaga Nusantara di Puloampel

Ledakan terjadi di area blok 6 kapal. Diduga, ledakan disebabkan oleh sebuah tabung gas yang digunakan untuk mengelas kapal bocor.

BACA JUGA: Ledakan di Kapal Kendhaga Nusantara karena Tabung Gas

KM Kendhaga Nusantara merupakan kapal yang dipesan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub. Kapal ini dirakit di galangan milik PT Krakatau Shipyard, di Desa Pulo Ampel, Serang.

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra mengatakan, perakitan kapal sudah mencapai 90 persen.

"Informasi dari pengelola galangan, prosesnya memang sudah 90 persen," katanya.

Kendhaga Nusantara 14 merupakan jenis kapal negara type kontainer 100 Teus. Kapal ini dipesan untuk menunjang program tol laut (perairan Jawa dan Indonesia Timur), salah satu program yang menjadi program prioritas Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Kapal ini dibangun atas Kerja Sama Operasi (KSO) antara perusahaan galangan kapal milik pemerintah PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari

(Persero) dengan PT Krakatau Shipyard dengan nomor kontrak: KTRK 03/PEMB.KONTAINER/PPK-APBN/N/XII/2015.

"Dirakitnya sudah lama, kurang lebih dua tahun. Katanya untuk jadi kapal kontainer," kata Ismali, sekuriti Krakatau Shipyard.

Dari wikipedia, tol laut merupakan konsep pengangkutan logistik kelautan yang dicetuskan oleh Presiden Jokowi. Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara. Diharapkan, dengan hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini menciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.(Nda)

Iyus Lesmana

Pernah bekerja untuk sejumlah stasiun televisi nasional dan internasional seperti Global TV dan BBC News. Pengalaman luar biasa yang pernah dialaminya ketika membuat laporan untuk BBC News di laut lepas Selat Sunda terkait imigran gelap. Bergabung di situs berita Banten Hits sejak 2013.

Ayoo Berlangganan Berita Kami