id

Polisi Razia Balapan Liar di Green Lake City Ciledug, Puluhan Pembalap Terjaring

By  Agu 20, 2017 | 10:12
Salah satu pembalap yang terjaring razia dihukum push up.(Banten Hits/Maya Aulia)

Tangerang - Kepolisian Sektor (Polsek) Ciledug bersama Koramil 05, Sabtu (19/8/2017) malam menggelar razia balap liar di Perumahan Green Lake City, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang yang biasa menjadi arena mereka. 

 

Dalam penangkapan tersebut, aksi Kejar-kejaran Polisi dan pebalap liar pun tak terelakkan. Bahkan, ada pula sejumlah motor berknalpot bising yang berupaya kabur dari kejaran petugas. Balapan liar yang sudah meresahkan warga tersebut didominasi oleh anak muda di bawah umur.

"Lari-lari banyak polisi di belakang," ungkap salah seorang remaja yang ketakutan sambil menghidupkan sepeda motornya.

Jalan lurus yang belum lama jadi ini, memang sering kali dijadikan tempat berkumpulnya para muda mudi dalam mencari kesenangan. Suara bising yang keluar dari kenalpot motor mereka terkadang sering memicu kekesalan para warga sekitar. 

Terkadang, tidak sedikit warga sekitar yang berkerumun untuk melampiaskan kekesalan mereka untuk memukul mundur para remaja tersebut untuk pergi. Namun tidak sedikit dari mereka (kelompok balap liar) yang melawan warga sekitar.

"Itu Pak tangkap saja laki-laki sama perempuan itu, dia sering balapan disini dan buat ulah," ujar Soleh seorang warga sekitar. 

Sirine dari mobil polisi pun menambah kepanikan dari mereka. Suasana makin tidak terkendali dengan adanya beberapa orang yang nekat melawan arah. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang nekat masuk Tol Karang Tengah. 

Dengan rasa geram warga yang juga membawa bambu mengejar muda mudi yang berhamburan mengejar. Ironisnya tidak sedikit dari mereka yang merupakan wanita masih berumur belia. 

Sayangnya, karena ketakutan banyak sepeda motor yang nekad menerobos barikade polisi hingga menerobos barisan polisi bersama TNI tersebut. Namun, seorang polisi tertabrak hingga tersungkur lantaran menghadang pengendara yang masih remaja tersebut. 

"Amankan, amankan," teriak seorang polisi sambil menggandeng pengendara tersebut dan memasukkannya kedalam mobil patroli. 

Kemudian mereka yang terjaring oleh petugas dikumpulkan dan di geledah oleh petugas. Satu demi satu diperiksa oleh petugas. Tidak sedikit dari mereka yang tidak membawa perlengkapan berkendara. Para remaja tersebut dihukum untuk menyanyikan lagu kemerdekaan. Setelah itu, mereka diberikan arahan oleh Kapolsek untuk segera langsung pulang ke rumah masing- masing.(Zie)

Maya Aulia A

Perempuan supel kelahiran Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini memiliki talenta mengajar sesuai bidang kuliahnya di Universitas Negeri Jakarta. Bergabung di Banten Hits adalah karir perdananya di bidang jurnalistik.