id

PDAM Pandeglang Salurkan CSR di Cikoromoy

By  Okt 11, 2017 | 13:33
Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Dirut PDAM Tirta Berkah Ujang Sumawinata saat menyalami anak-anak yatim yang diberikan santunan dari PDAM. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang mengadakan bakti sosial, di Kampung Cikoromoy, Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Rabu (11/10/2017). Bakti sosial meliputi khitanan massal, pengobatan gratis dan santunan kepada anak yatim piatu ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) PDAM kepada masyarakat.

BACA JUGA: Hari Jadi ke-41 PDAM TKR Tangerang, Lima Terminal Air Bersih Diresmikan

Lantunan ayat suci Alquran, dakwah Islamiah, salawat dan qasidah turut mengisi acara yang juga dihadiri Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Dirut PDAM Tirta Berkah Ujang Sumawinata mengatakan, bakti sosial menjadi sarana silaturahmi antara PDAM dengan masyarakat, khususnya yang ada di lingkungan sumber mata air Cimanuk.

"Insya Allah, setiap tahun kita akan lakukan kegiatan ini dengan di tempat yang bereda. Tahun lalu kita gelar di Karang Tanjung dengan mengadakan event olahraga," ujarnya,

Bakti sosial di Cikaromor berasal dari 2 persen CSR PDAM. Dari 5 persen CSR, 3 persennya diserahkan ke Badan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan (Tawa Sopan) untuk dikelola dan disalurkan.

BACA JUGA: CSR BJB Tak Jelas, Warga di Pandeglang Desak 'Tawa Sopan' Dibubarkan

"Laba PDAM kan masih kecil. Tapi, kalau hanya mengandalkan CSR kan tidak akan cukup, ada dana sosial. Nah, untuk yang santunan itu dari donatur," katanya.

Irna mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, keuntungan yang didapat PDAM juga dirasakan kembali oleh masyarakat.

"PDAM sudah banyak membantu masyarakat, ibu sangat apresiasi. Tapi jangan lupa, PDAM punya tanggung jawab besar, masih banyak pipa-pipa yang bocor," ucap Irna mengingatkan.

BACA JUGA: Banyak Pipa Bocor, Ini Penjelasan PDAM Pandeglang

Sementara itu, Badri salah satu warga Cimanuk, mengaku bersyukur dengan acara tersebut. Ia merasa terbantu, terutama khitanan massal.

"Anak saya selalu merengek ingin disunat, saya bingung karena tidak punya uang, Makanya alhamdulillah banget ada khitanan massal gratis," tuturnya.

Dalam acara tersebut, ada 40 anak yang dikhitan, 95 anak yatim piatu dan 250 orang amengikuti pengobatan gratis.(Nda)

Ayoo Berlangganan Berita Kami