id

Sebatang Kara, Kakek di Cilegon Tinggal di Bekas Kandang Kambing

By  Des 05, 2017 | 17:19
Suharyono harus rela tinggal di kandang kambing tanpa sanak saudara.(Banten Hits/Iyus Lesmana)

Cilegon - Tinggal di rumah yang bersih, wangi, dan nyaman menjadi impian tiap orang. Sayangnya, masih banyak orang yang belum beruntung dalam memperoleh kenyamanan tersebut. Sebagian malah harus tinggal di bekas kandang kambing.

Seperti Suharyono atau lebih akrab disapa Pak Pagi (75) di Lingkungan Wates Telu, Kelurahan, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon yang harus rela tinggal di bekas kandang kambing yang hanya berukuran 5x2 meter.

 

Tanpa mengeluh, ruang kecil yang bau dan kotor itu dijadikan Kakek sebatang kara tersebut sebagai tempat tidur, mandi, dan juga memasak selama 3 tahun lebih.

"Jika hujan airnya masuk ke dalam rumah, sehingga di dalam rumah kadang kedinginan. Pernah suatu ketika saya harus menginap di dalam masjid," ungkap Suharyono, Selasa (5/12/2017).

Ia mengatakan, bahwa dirinya sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon. Pasalnya, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah yang dirinya terima.

"Maunya sih ada perhartian dan bantuan dari pemerintah, bahkan sampai saat ini dari Dinas Sosial Cilegon belum pernah ada yang kesini," tandasnya.(Zie)

Iyus Lesmana

Pernah bekerja untuk sejumlah stasiun televisi nasional dan internasional seperti Global TV dan BBC News. Pengalaman luar biasa yang pernah dialaminya ketika membuat laporan untuk BBC News di laut lepas Selat Sunda terkait imigran gelap. Bergabung di situs berita Banten Hits sejak 2013.